link rel="shortcut icon" href="/favicon.ico" >
Get Adobe Flash player
Please wait while JT SlideShow is loading images...
Sidang Paripurna
Pengadaan Barang&Jasa
Login Form



Berita Terkini

  • JADWAL TAHAPAN SELEKSI CALON ANGGOTA KOMISI NASIONAL HAK ASASI MANUSIA 2012-2017

    JADWAL TAHAPAN SELEKSI CALON ANGGOTA KOMISI NASIONAL HAK ASASI MANUSIA 2012-2017

    Baca Selanjutnya...
  • Jadwal Seleksi Tahap III Calon Anggota Komnas HAM Periode 2012 – 2017

    Bersama ini kami sampaikan bahwa panitia seleksi (PANSEL) Calon Anggota Komnas HAM 2012-2017 akan melakukan seleksi tahap III (tes kesehatan, tes kejiwaan dan penulisan makalah) mulai tanggal 26 – 28 Maret 2012 di Jakarta.

    Baca Selanjutnya...
  • Komnas HAM Minta Pemerintah Tuntut Maaf Jepang Atas Jugun Ianfu

    Jakarta Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta pemerintah mengakui keberadaan eks jugun ianfu. Bahkan, Komnas HAM meminta keterangan mengenai jugun ianfu dimasukkan dalam materi pelajaran sejarah.

    Baca Selanjutnya...

  • Adili Anggota TNI Pelaku Pidana Umum di Peradilan Umum!

    Anggota TNI termasuk sepuluh besar aktor yang diadukan masyarakat ke Komnas HAM sebagai pelaku pelanggaran HAM. Dari 108 kasus yang diadukan, beberapa tindakan anggota TNI yang diadukan masyarakat meliputi kekerasan, penganiayaan, hingga masalah pertanahan. Anggota-anggota TNI yang melakukan tindak pidana umum tersebut diadili di peradilan militer.

     

    Baca Selanjutnya...
  • Komnas HAM: Penyelidikan Petrus Selesai Mei

    Jakarta Komnas HAM akan menyelesaikan penyelidikan mengenai kasus Petrus selama 1983-1985 pada Mei 2012. Kesimpulan sementara pelaku Petrus adalah TNI dan Polri yang saat itu masih berada di bawah komando Presiden.



    Baca Selanjutnya...
  • Komnas HAM: Metro TV Melanggar UU Ketenagakerjaan

    Tindakan manajemen Metro TV terhadap Luviana yang mengorganisir pembentukan serikat pekerja di Metro  TV juga dikatakannya telah melanggar hukum.

     

    Baca Selanjutnya...
  • Susilo’s commitment on accountability in Papua welcomed

    Amnesty International welcomes the acknowledgement by Indonesian President Susilo Bambang Yudhoyono that security forces have committed human rights violations in the region of Papua.

     

    Baca Selanjutnya...
  • Komnas HAM Calls for Probe After Asylum Seeker’s Death

    The National Commission of Human Rights called on the Justice and Human Rights Ministry on Friday to conduct an internal evaluation of the Immigration Directorate General after the brutal death of an asylum seeker from Afghanistan.



    Baca Selanjutnya...
  • Anggaran Komnas HAM 2012

    Komnas HAM untuk tahun 2012 mendapatkan anggaran total sebesar Rp. 64,3 M


    Baca Selanjutnya...
  • Komnas HAM usul peradilan HAM Papua

    Komisi Nasional Hak Asasi Manusia menyarankan pembentukan peradilan HAM dan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi sebagai bagian upaya mengatasi masalah Papua.

    Baca Selanjutnya...
  • PENGUMUMAN KELULUSAN SELEKSI ADMINISTRASI CALON ANGGOTA KOMNAS HAM PERIODE 2012 – 2017

    Sehubungan dengan berakhirnya masa jabatan Anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) pada Juli 2012, maka Komnas HAM telah membentuk Panitia Seleksi Calon Anggota Komnas HAM periode 2012-2017 berdasarkan Keputusan Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia nomor : 18/KOMNAS HAM/XI/2011 tertanggal 03 Oktober 2011. Panitia Seleksi (Pansel) ini berjumlah 7 (tujuh) orang yang diketuai oleh Jimly Asshiddiqie merangkap anggota dan anggota lainnya Makarim Wibisono, Ati Nurbaiti, Khofifah Indar Parawansa, Ikrar Nusa Bhakti, Anugerah Pekerti dan Abdul Mu’ti.

    Baca Selanjutnya...

Orangtua Syaiful Mengadu ke Komnas HAM

 

JAKARTA, KOMPAS.com — Pasangan tunanetra, Kino (45) dan Nur Muidah (34), orangtua Syaiful Munif (12), yang merupakan korban penusukan berkali-kali oleh temannya sendiri, Amn (13), mengadukan nasib anak mereka ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Rabu (23/2/2012) siang ini. "Orangtua korban resmi mengadukan nasibnya kepada kami," kata komisioner Komnas HAM Saharuddin Daming.

 



Menurut Saharuddin, saat ini opini publik mengarah pada sebuah kesimpulan bahwa pelaku penusuk Syaiful hingga delapan kali, Amn, adalah korban salah didik lingkungannya. "Orangtua Syaiful khawatir karena berkembang opini adanya imunitas bagi pelaku. Padahal, tindak pidana pelaku adalah kriminalitas yang amat sadis. Ada dugaan juga, tindakannya berencana," katanya.

Saharuddin mengatakan, setidaknya ada empat pelanggaran yang dilakukan Amn, yaitu penganiyaan berat, percobaan pembunuhan berencana, pencurian, dan pelecehan atau tindakan yang tidak menyenangkan. Poin keempat merupakan penuturan ibu korban, Nur Muidah, yang mengaku merasa dilecehkan ketika Amn mencuri HP anaknya saat Syaiful tidak di rumah, Rabu (15/2/2012), padahal pelaku tahu dirinya ada di rumah.

"Hanya karena saya buta, pelaku merasa bebas saja masuk ke rumah dan mengambil HP anak saya," kata Nur.

Hukuman bagi anak-anak atau remaja yang melanggar hukum memang ada tiga, yaitu dikembalikan kepada orangtua, diambil alih, dipelihara dan dibina oleh negara, serta dijatuhi sepertiga hukuman orang dewasa.

"Kalau dikembalikan ke orangtua, biasanya pidana ringan. Dibina oleh negara, pelanggaran yang mungkin tidak terlalu serius. Akan tetapi, kriminalitas sadis seperti ini layak dijatuhi hukuman setimpal," kata Saharuddin lagi.

Meski demikian, Saharuddin paham jika memang proses hukum terhadap pelaku kejahatan yang masih di bawah umur prosedurnya berbeda. "Yang pasti jangan sampai korban malah dilupakan," katanya.

 

Mobile Read

 

Publish : 22 Februari 2012

Penulis : Neli Triana | Marcus Suprihadi

Editor : -

Sumber : http://megapolitan.kompas.com/read/2012/02/22/14473913/Orangtua.Syaiful.Mengadu.ke.Komnas.HAM

Terakhir diperbaharui (Kamis, 23 February 2012 12:13)

 
Pengaduan
Komnas HAM Klarifikasi Pengaduan Warga, Pencemaran Lingkungan dan Kerusakan Fasum Akibat Tambang
13/04/2012 | swip
article thumbnail

TENGGARONG - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengadakan kunjungan ke Pemkab Kutai Kartanegara, beberapa waktu lalu terkait sejumlah surat pengaduan [ ... ]


Artikel Lainnya
Data dan Info Pengaduan
Jajak Pendapat
Menurut anda, Bagaimana Pelayanan Pengaduan Kasus-kasus HAk Asasi Manusia di Komnas HAM ?
 
mod_vvisit_counterHari ini229
mod_vvisit_counterKemarin2354
mod_vvisit_counterMinggu ini10336
mod_vvisit_counterMinggu lalu19607
mod_vvisit_counterBulan ini80720
mod_vvisit_counterBulan lalu48208
mod_vvisit_counterTotal Kunjungan1806319

We have: 18 guests, 14 bots online
IP anda: 38.107.179.226
 , 
Tanggal: 23 May, 2012