link rel="shortcut icon" href="/favicon.ico" >
Get Adobe Flash player
Please wait while JT SlideShow is loading images...
Sidang Paripurna
Pengadaan Barang&Jasa

Istri Korban Tewas Amuk Pulau Padang Mengadu ke Komnas HAM

Riauterkini-JAKARTA-Misriati (32), istri almarhum Chadirin, operator salah satu escavator PT EXcavarindo Agung Pratama (EAP) di Pulau Padang yang tewas mengenaskan terbakar bersama dengan alat berat yang dioperasikannya pada 13 Juli 2011 lalu, mendatangi Komnas HAM untuk mencari keadilan. Chaidirin adalah korban konflik lahan antara warga tempatan dengan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).

 



Misriati ditemani anaknya Prasetya Ramandha (2) dan adiknya Anto, mendesak Komnas HAM melakukan investigasi mencari pelaku dan dalang pembunuhan Chadirin karena sudah delapan bulan Polda Riau tidak menindalkanjuti kasus tersebut.

"Kita sesalkan Polda Riau, sampai sekarang kasusnya tidak diproses dan ditindaklanjuti. Polda Riau, tidak ada kepedulian sama sekali terhadap kami, kenapa sampai sekarang belum terungkap ini sudah delapan bulan," kata Misriati di Jakarta, Selasa (21/2/2012).

Misriati mengaku, sudah mendatangi Polda Riau pada 9 September 2011 lalu untuk mengadukan kasus pembunuhan suaminya Chadirin. Ketika itu, Masriati diterima Wadir Resmun Polda Riau Hersadwi, dan dijanjikan agar kasus pembunuhan Chaidirin di area konsensi PT RAPP oleh sekelompok orang tak dikenal akan diungkap secepatnya.

Namun janji Wadir Resmun Polda Riau itu, hingga kini belum terbukti, pelaku dan dalang pembunuhan Chadirin masih bebas berkeliaran. Karena tak memperoleh keadilan itu, maka Misriati meminta Komnas HAM untuk membantu penyelesaian dan pengungkapkan kasus kematiannya, suaminya Chaidirin.

"Saya bukannya dendam, tapi saya hanya menuntut keadilan karena suami saya telah dianiaya dan dibunuh dengan sangat kejam dan sadis. Kenapa mereka begitu tega menyiksa dan membunuh suami saya, sementara pelakunya sampai saat ini belum ditemukan juga," katanya.

Misriati yang kini tinggal di Desa Munukur, Kecamatan Pematang Jaya, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara ini berharap Komnas HAM membantu menemukan siapa pelaku dan dalang pembunuhan suaminya. Laporan pengaduan Misriati ke Komnas HAM diterima oleh Plt Kepala Bagian Administrasi Pelayanan Pengaduan Eko Dahana Djajakarta dengan nomor surat tanda terima penerimaan laporan No.04/STPL-KH/II/2012.

"Saya datang dari Langkat ke Jakarta untuk memohon bantuan Komnas HAM agar kasus penganiayaan dan pembunuhan terhadap suami saya almarhum Chadirin cepat diungkap dan ditemukan siapa pelakukanya. Dana saya mohon penegak hukum bisa menghukumnya dengan hukum yang berlaku," katanya.

Misriati lantas menunjukkan beberapa foto, antara lain foto eskavator yang terkena dua tembakan dan jendelanya pecah. Selain itu ditunjukkan pula foto jenazah Chadirin yang hangus, bahkan wajahnya nyaris tak dapat dikenali.

Selama hampir setahun Misriati tidak bisa tenang. Sebab pelaku pembunuhan suaminya belum ditangkap dan diproses hukum. Harapan besar pun digantungkan ke Komnas HAM, agar bisa mendorong pengusutan tuntas kasus itu.

Menanggapi hal itu, Plt Kepala Bagian Administrasi Pelayanan Pengaduan Komnas HAm Eko Dahana Djajakarta mengatakan, Komnas berjanji akan menindaklanjuti pengaduan Misriati dalam waktu 10 hari. Eko menambahkan, agar semua pihak diminta menghormati hak-hak Misriati yang telah mengadukan kasus pembunuhan suaminya ke Komnas HAM.

"Pengadu telah menyerahkan surat pengaduannya dengan inti persoalan yang diadukan adalah mengenai ketidaprofesionalan proses penyelidikan oleh Polda Riauy dalam penanganan kasus meninggalnya almarhum Chaidirin, suami ibu Misriati," kata Eko.



 

 

Mobile Read

 

Publish : 22 Februari 2012

Penulis : Neli Triana | Marcus Suprihadi

Editor : -

Sumber : http://www.riauterkini.com/hukum.php?arr=44133

Terakhir diperbaharui (Kamis, 23 February 2012 13:30)

 
Pengaduan
Komnas HAM Klarifikasi Pengaduan Warga, Pencemaran Lingkungan dan Kerusakan Fasum Akibat Tambang
13/04/2012 | swip
article thumbnail

TENGGARONG - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengadakan kunjungan ke Pemkab Kutai Kartanegara, beberapa waktu lalu terkait sejumlah surat pengaduan [ ... ]


Artikel Lainnya
Data dan Info Pengaduan
Jajak Pendapat
Menurut anda, Bagaimana Pelayanan Pengaduan Kasus-kasus HAk Asasi Manusia di Komnas HAM ?
 
mod_vvisit_counterHari ini141
mod_vvisit_counterKemarin3742
mod_vvisit_counterMinggu ini13990
mod_vvisit_counterMinggu lalu19607
mod_vvisit_counterBulan ini84374
mod_vvisit_counterBulan lalu48208
mod_vvisit_counterTotal Kunjungan1809973

We have: 20 guests, 15 bots online
IP anda: 38.107.179.226
 , 
Tanggal: 24 May, 2012